WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM–Kecamatan Tanete Riattang Timur yang sebagian wilayahnya masuk sebagai zona merah peredaran narkoba menjadi perhatian serius pemerintah setempat.
Camat Tanete Riattang Timur, Dr. Andi Iqbal Walinono, SE, A.Kp, CEFM , M.Si pun menginisiasi pembentukan Satgas Anti Narkoba untuk meredam peredaran barang haram tersebut di wilayahnya.
“Terkait persoalan narkoba memang sangat berat, sehingga kami membentuk Satgas Anti Narkoba bekerja sama dengan Forbes Anti Narkoba di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur untuk mengedukasi masyarakat,” terang Camat Milineal ini dalam sambutannya pada Program Jumat Curhat Bersama Kapolres Bone yang dihelat di Aula Kantor Camat Tanete Riattang Timur, Jumat, 7 Februari 2025.
Diakui Andi Iqbal Walinono, salah satu komponen masyarakat yang rentan terpengaruh narkoba, yakni masyarakat pesisir dengan indeks pendidikan yang masih rendah.
“Alhamdulillah dengan kerja kerja keras Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur sudah ada beberapa kasus yang dieksekusi. Kasatpol Air juga memiliki peran vital untuk mengedukasi masyarakat di wilayah pesisir,” tambah peraih Cum Laude pada yudisium Program Studi Profesi Kepamongprajaan IPDN tersebut.
Kasat Narkoba Polres Bone, AKP Aswar, SH, MH mengapresiasi pembentukan Satgas Anti Narkoba oleh Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur. “Ini satu-satunya Satgas Anti Narkoba yang ada di wilayah kecamatan. Kita berharap ini bisa menjadi contoh kecamatan lain,” harap Aswar dalam Program Jumat Curhat Bersama Kapolres Bone.
Kapolres Bone AKBP Erwin Syah SIK MH menegaskan terkait narkoba pihaknya akan bertindak tegas. “Penegakan hukum sudah luar biasa. Terdapat 354 orang yang diamankan. Hampir satu orang satu hari, selama satu tahun. Barang bukti sebanyak 3 kilogram,” urai Erwin Syah membeberkan penegakan hukum yang dilakukan jajarannya.
Namun demikian, sambung Kapolres kesadaran masyarakat jauh efektif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba.
“Kesadaran dan komitmen dari masyarakat untuk tidak meminta dan menyalurkan, jauh lebih penting. Kesadaran masyarakat inilah yang harus kita bangun,” jelas Erwin Syah.
Ia pun mengajak masyarakat untuk membangun komitmen menghindari narkoba. “Mari kita bangun komitmen. Jangan lakukan itu (Menggunakan narkoba). Itu merusak. 80 persen pelaku narkoba di sel. Tapi itu bukan tujuan utama,” tegasnya
“Terima kasih pak camat sudah membentuk Satgas Anti Narkoba. Ada informasi kita laporkan,” puji Kapolres Bone atas inisiasi pembentukan Satgas Anti Narkoba di wilayah Kecamatan Tanete Riattang Timur tersebut. (*)
.
















