banner 728x250

Pertamina Tegaskan Stok BBM Aman, Bupati Bone Imbau Warga Tidak Panik

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dengan berbincang dengan pihak Pertamina Patra Niaga wilayah Sulawesi Selatan yang berlangsung di rumah jabatan bupati, Kamis (2/4/2026). (Dok.humas).
banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM— Pemerintah Kabupaten Bone bersama Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bone dalam kondisi aman dan mencukupi, meski terjadi antrean panjang di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Penegasan tersebut disampaikan usai pertemuan antara Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dengan jajaran Pertamina Patra Niaga wilayah Sulawesi Selatan yang berlangsung di rumah jabatan bupati, Kamis (2/4/2026).

Bupati Bone menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi langsung dengan pihak Pertamina untuk memastikan kondisi riil distribusi BBM di lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun gangguan pasokan.

“Kami bersama pihak Pertamina menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bone bahwa stok BBM aman dan tetap terkendali,” ujar Andi Asman Sulaiman.

Ia menambahkan, antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU lebih dipicu oleh meningkatnya pembelian secara berlebihan akibat kekhawatiran masyarakat. Karena itu, ia mengimbau warga agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan.

“Tidak perlu panik. Justru kepanikan itu yang memicu antrean panjang. Kami harap masyarakat bisa lebih bijak dalam membeli BBM,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Pertamina melalui Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar II Fuel, Muhammad Ridho, turut memberikan penegasan bahwa kondisi pasokan BBM di wilayah Bone dalam keadaan normal. Distribusi dari terminal BBM ke SPBU, kata dia, tetap berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Ridho memastikan bahwa tidak ada kelangkaan maupun kenaikan harga BBM di wilayah tersebut. Ia menilai lonjakan antrean yang terjadi murni disebabkan oleh fenomena panic buying di tengah masyarakat.

“Secara suplai tidak ada masalah. Tidak ada kelangkaan dan tidak ada kenaikan harga. Yang terjadi di lapangan adalah peningkatan konsumsi karena kepanikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Pertamina juga terus melakukan pemantauan dan pengawasan distribusi BBM di seluruh SPBU guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. Jika terjadi lonjakan permintaan, pihaknya siap melakukan penyesuaian distribusi untuk menjaga ketersediaan tetap aman.

Pemerintah Kabupaten Bone dan Pertamina pun mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi tetap kondusif dengan tidak melakukan pembelian berlebihan, sehingga distribusi BBM dapat berjalan merata dan lancar di seluruh wilayah. (den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *