banner 728x250

Seleksi Rektor IAIN Bone 2026–2030 Masuk Tahap Wawancara di Kementerian Agama

Pantia penjaringan rektor IAIN Bone periode 2026-2030 saat menerima berkas pendaftaran Prof. Dr. Astuti, S.Ag, M.Pd., di dampingi suami saat mendaftar, Selasa, 20 Januari 2026. (Dok. Ist).
banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM— Proses penjaringan Bakal Calon Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone masa jabatan 2026–2030 terus berlanjut. Saat ini, tahapan seleksi telah memasuki fase wawancara oleh Komisi Seleksi Kementerian Agama Republik Indonesia yang berlangsung di Jakarta.

Ketua Penjaringan Bakal Calon Rektor IAIN Bone, Husain Rafi, S.Sos, M.Si., mengungkapkan bahwa seluruh kandidat yang telah lolos pada tahap sebelumnya kini mengikuti proses wawancara sebagai bagian dari tahapan lanjutan di tingkat kementerian.
“Per hari ini, tahapan seleksi sudah masuk pada proses wawancara oleh Komisi Seleksi Kementerian di Jakarta,” ujar pria yang akrab disapa Uceng tersebut kepada pakarmedia.com, Selasa (14/4/2026).

Adapun enam bakal calon rektor IAIN Bone masa jabatan 2026–2030 yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi dan mengikuti tahapan seleksi, yakni:

  1. Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.Si
  2. Prof. Dr. H. Lukman Arake, Lc., M.A.
  3. Prof. Dr. Ali Halidin, S.Ag., M.Pd.I
  4. Dr. Rahmatun Nair, S.Ag., M.Ag.
  5. Prof. Dr. Sarifa Suhra, S.Ag., M.Pd.I
  6. Prof. Dr. Astuti, S.Ag., M.Pd.

Husain Rafi menjelaskan bahwa proses seleksi selanjutnya sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Agama. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait jadwal pengumuman hasil seleksi maupun pelantikan rektor terpilih.
“Untuk jadwal pengumuman dan pelantikan, sampai sekarang belum ada kepastian karena itu merupakan kewenangan Kementerian Agama,” tambahnya.

Diketahui, proses penjaringan bakal calon rektor IAIN Bone telah melalui sejumlah tahapan, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga penilaian kompetensi di tingkat internal kampus sebelum akhirnya dilanjutkan ke tahap seleksi di kementerian.
Tahapan wawancara ini menjadi salah satu penentu penting dalam menetapkan calon rektor yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta visi strategis dalam mengembangkan perguruan tinggi ke depan.

Pihak kampus bersama seluruh civitas akademika IAIN Bone kini menantikan hasil akhir dari proses seleksi tersebut, yang diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang dapat membawa institusi semakin maju, adaptif, dan berdaya saing. (*/den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *