banner 728x250
Daerah  

Jemaah Termuda 13 Tahun Warnai Keberangkatan Kloter 6 Bone

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As'ad berpose bersama jemaah haji termuda kloter 6 Bone/31 UPG saat pelepasan di Masjid Agung Al Maarif Watampone, Selesa (12/5/2026).
banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM— Keberangkatan jemaah haji Kloter 6 Kabupaten Bone (31 UPG) tahun ini menghadirkan cerita menarik dengan adanya jemaah termuda berusia 13 tahun yang turut menunaikan ibadah haji.

Jemaah tersebut adalah Muhammad Fadhel Anugrah, lahir pada 25 Juni 2012, yang berangkat menggantikan ibunya melalui mekanisme pelimpahan porsi. Kehadirannya menjadi perhatian tersendiri di tengah ratusan jemaah lainnya yang didominasi usia dewasa hingga lanjut usia.

Secara keseluruhan, jumlah jemaah Kloter 6 Bone tercatat sebanyak 246 orang, terdiri dari 83 laki-laki dan 163 perempuan. Dari jumlah tersebut, terdapat empat orang yang masuk kategori prioritas lansia.

Prosesi pelepasan jemaah dilakukan di dua titik, yakni sebanyak 182 jemaah dilepas di Masjid Agung Watampone, sementara 60 jemaah lainnya dilepas di Masjid Akbar Lapri, Selasa (12/5/2026) siang.

Adapun empat jemaah lainnya saat ini masih menunggu di Makassar untuk proses pemberangkatan lanjutan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As’ad, menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah tahun ini berjalan dengan baik dan terkoordinasi, meski terdapat satu jemaah yang mengalami penundaan karena alasan kesehatan.

“Secara umum, kondisi jemaah dalam keadaan siap berangkat. Namun ada satu jemaah atas nama Kama Nise (57), alamat Jalan Durian Watampone, yang harus ditunda keberangkatannya karena sakit,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah haji, mengingat seluruh jemaah akan berada dalam satu kloter yang harus saling membantu dan menjaga.

“Saya mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kebersamaan, saling tolong-menolong, dan mengikuti arahan petugas. Kekompakan sangat penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan lancar,” katanya.

Selain itu, ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga kesehatan dan niat selama berada di Tanah Suci agar mampu meraih predikat haji mabrur.

“Luruskan niat, jaga kesehatan, perbanyak ibadah, dan patuhi aturan. Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dengan selamat serta menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” tambahnya.

Sementara itu, jemaah tertua dalam kloter ini tercatat atas nama Kale Linka (87 tahun) dan Rosi Nageng Mappe (87 tahun), menunjukkan bahwa semangat menunaikan ibadah haji tetap tinggi meski di usia lanjut.

Dalam pelaksanaan ibadah haji, Kloter 6 Bone didampingi oleh tim petugas yang terdiri dari Ketua Kloter Baharuddin M, Pembimbing Ibadah Poniran, dokter Nur Sahfahria Nurdin Haladi, perawat Delitha, serta petugas TPHD/TKHD yakni Muhammad Nasrum dan Farida Rasna Talya Gaftur.

Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, menjaga kekompakan, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dengan predikat haji mabrur. (*/den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *