banner 728x250

Imran Dahlan Ungkap Perjalanan Membangun Elyant Accessories dari Nol di Talkshow CEO Pakarmedia Radio

banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM— Kisah inspiratif perjalanan usaha owner Elyant Accessories, Imran Dahlan, S.Sos menjadi inspirasi dalam program talkshow inspiratif CEO (CErita Owner) yang ditayangkan Pakarmedia Radio secara streaming dan live melalui TikTok Pakarmedia.com, Jumat (29/5/2026) pukul 17.00–18.00 Wita.

Talkshow yang dipandu Rani Maharani tersebut menghadirkan Imran Dahlan sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan itu, Imran membagikan perjalanan hidupnya hingga sukses membangun usaha penyewaan dan penjualan baju serta aksesori yang kini dikenal luas di Kabupaten Bone hingga mancanegara.

Imran mengungkapkan, sebelum fokus menekuni dunia usaha, dirinya sempat menjadi tenaga honorer selama belasan tahun. Saat itu, ia masih berharap bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Selama 14 tahun saya jadi tenaga honorer. Saat itu masih berharap bisa jadi PNS. Tapi seiring perjalanan waktu, bisnis aksesori yang saya jalani ternyata lebih mendukung aktivitas saya di dunia modelling,” ungkapnya.

Ia mulai merintis usaha aksesori pada 2012 dengan cara sederhana. Aksesori yang dijual bahkan dibawa ke kantor untuk ditawarkan kepada rekan kerja dari ruangan ke ruangan saat jam istirahat.

“Awalnya saya jualan kecil-kecilan. Aksesori saya bawa ke kantor, lalu saya tawarkan ke teman-teman saat jam istirahat,” katanya.

Perjalanan bisnisnya terus berkembang. Pada 2016, Imran mulai terjun ke bisnis baju bodo. Sejak saat itu, waktunya semakin banyak tersita untuk melayani pelanggan hingga akhirnya memutuskan berhenti dari pekerjaan honorer dan fokus penuh mengembangkan usaha.

“Saya akhirnya memberanikan diri mengambil keputusan berhenti dari honorer. Itu keputusan mendadak. Awalnya ibu melarang karena beliau ASN dan ingin saya mengikuti jejaknya. Tapi saya berusaha meyakinkan bahwa jalur bisnis lebih cocok dan menjanjikan,” jelasnya.

Menurut Imran, keyakinannya semakin kuat setelah usahanya mulai menunjukkan hasil nyata, termasuk mampu membeli berbagai aset dari hasil bisnis yang dijalani.

Meski latar belakang pendidikan tidak sepenuhnya sejalan dengan bidang usaha yang ditekuninya, Imran mengaku ilmu yang diperoleh di bangku kuliah tetap sangat bermanfaat dalam mengelola usaha.

“Ilmu ekonomi, manajemen, perencanaan, hingga controlling sangat kepake dalam dunia usaha. Jadi meskipun berbeda jurusan, bukan berarti ilmunya tidak digunakan,” tuturnya.

Ia juga mengaku pengalaman masa kecil ikut membantu perjalanan bisnisnya. Saat masih SMA, Imran sering membantu orang tuanya berjualan kain sehingga mengenal berbagai jenis kain dan bahan pakaian.

“Dulu waktu SMA saya ikut orang tua jual kain. Dari situ saya mulai mengenal jenis-jenis kain. Kemudian berkembang ketika saya menjadi model,” katanya.

Dalam menghadapi persaingan usaha, Imran menilai penting untuk terus mengikuti tren model dan tren harga tanpa harus mengorbankan kualitas produk.

“Kami bertahan dengan tetap mempertahankan tren model dan tren harga. Jadi konsumen tinggal memilih sesuai kebutuhan. Karena itu kami tidak memilih untuk mengobral harga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Elyant Accessories memiliki perbedaan dengan tempat penyewaan baju bodo lainnya karena seluruh baju dirancang dan didesain sendiri sehingga memiliki ciri khas tersendiri.

“Semua desain dibuat sendiri, jadi tidak akan dijumpai model yang sama di tempat lain,” tambahnya.

Kebanggaan tersendiri dirasakan Imran ketika produk Elyant Accessories digunakan oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk unsur Forkopimda pada perayaan Hari Jadi Bone ke-696.

Tak hanya melayani pelanggan lokal, Elyant Accessories juga telah menjangkau pasar internasional. Untuk penjualan produk, pelanggan berasal dari Australia dan Malaysia, sementara jasa penyewaan baju bahkan pernah digunakan hingga ke Prancis.

“Alhamdulillah penjualan sudah sampai Australia dan Malaysia. Untuk penyewaan, pernah sampai ke Prancis,” ungkapnya.

Saat ini, Elyant Accessories lebih fokus pada penjualan produk dibandingkan penyewaan. Ke depan, Imran berharap usahanya dapat berkembang lebih besar dengan membuka cabang di berbagai daerah.

“Harapan kami ke depan bisa membuka cabang karena permintaan cukup banyak,” katanya.

Di akhir talkshow, Imran memberikan motivasi kepada generasi muda dan masyarakat yang ingin memulai usaha agar tidak takut mencoba meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda.

“Pesan saya untuk teman-teman yang ingin memulai usaha, jangan pernah takut untuk memulai. Meskipun berbeda dengan latar belakang pendidikan kita,” pesannya.

Sementara itu, Direktur/Pemimpin Redaksi Pakarmedia.com, Deny Usman mengapresiasi kehadiran Imran Dahlan dalam program CEO (CErita Owner). Menurutnya, kisah perjuangan dan keberanian Imran meninggalkan zona nyaman demi membangun usaha patut menjadi inspirasi bagi banyak orang.

“Program CEO ini menjadi ruang berbagi inspirasi bagi para pelaku usaha maupun masyarakat yang ingin memulai dan membesarkan bisnisnya. Kisah seperti yang disampaikan Pak Imran sangat memotivasi,” ujar Deny. (ran/den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *