WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM–Pemerintah Kabupaten Bone akan menggelar Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di 18 desa yang tersebar pada 14 kecamatan pada tahun 2026. Agenda ini menjadi langkah penting dalam mengisi kekosongan jabatan kepala desa agar pemerintahan di tingkat desa tetap berjalan efektif.
Saat ini, pelaksanaan Pilkades PAW telah memasuki tahap persiapan. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan panitia di tingkat desa guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PMD Kabupaten Bone, Andi Akbar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kesiapan pelaksanaan terus dimatangkan, baik dari sisi administrasi maupun teknis di lapangan.
“Sebanyak 18 desa di 14 kecamatan akan mengikuti Pilkades Pergantian Antar Waktu. Saat ini seluruh tahapan masih dalam proses persiapan,” ujarnya.
Menurutnya, Pilkades PAW memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pemerintahan desa, terutama dalam memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan.
“Kekosongan jabatan kepala desa harus segera diisi melalui mekanisme yang sah, agar roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” jelasnya.
Selain itu, Pemkab Bone menaruh perhatian pada aspek keamanan dan kondusivitas selama proses berlangsung. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya berpartisipasi dalam menggunakan hak pilih, tetapi juga turut menjaga stabilitas lingkungan masing-masing.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, baik dalam proses demokrasi maupun dalam menjaga suasana tetap aman dan tertib,” tambahnya.
Adapun 18 desa yang akan melaksanakan Pilkades PAW meliputi Desa Kajaolaliddong (Barebbo), Desa Mattoanging dan Tompong Patu (Kahu), Desa Mattiro Walie (Mare), Desa Mario (Libureng), Desa Salebba (Ponre), Desa Waekecce’e (Lappariaja), Desa Matajang (Dua Boccoe), Desa Kajuara (Awangpone), Desa Ulo (Tellu Siattinge), Desa Lamakkaraseng, Lilina Ajangale, dan Teamusu (Ulaweng), Desa Lili Riawang (Bengo), Desa Opo (Ajangale), Desa Bulu’e (Sibulue), serta Desa Tonrong dan Tapong (Tellu Limpoe). (*/den).














