banner 728x250

Orkestra Santri Ponpes Al-Ikhlas Kolaborasi Paduan Suara Lintas Agama Bone Tampil Memukau Pada Pembukaan MQKI di Wajo

Kolaborasi orkestra santri Ponpes Al Ikhlas Ujung bersama paduan suara lintas agama sukses memukau tamu undangan pada pembukaan MQK Internasional perdana di Wajo, Kamis, 2 Oktober 2025. (Dok. Ist).
banner 120x600

WAJO, PAKARMEDIA.COM–Setelah berlatih keras di Lapangan Merdeka Watampone, beberapa hari lalu.

Orkestra santri Pondok Pesantren Al Ikhlas Ujung berkolaborasi dengan paduan suara dari siswa-siswi lintas agama Kabupaten Bone akhirnya sukses menyuguhkan harmoni indah nan saran pesan toleransi pada pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional pertama yang diselenggarakan di Wajo, Kamis, 2 Oktober 2025.

Penampilan mereka tak hanya menjadi hiburan spesial bagi para tamu dan undangan, terutama dari berbagai negara yang hadir, tapi sekaligus membawa pesan damai dan toleransi dalam bentuk harmoni yang indah.

Sebanyak lebih 100 orang yang terdiri santri Ponpes Al Ikhlas dan siswa lintas agama yang tergabung dalam kolaborasi orkestra dan paduan suara ini memukau ribuan penonton dan tamu undangan dari belasan negara.

Kolaborasi orkestra santri dan paduan suara ini adalah cerminan keragaman agama yang ada di Kabupaten Bone. Mereka bersatu dalam satu tujuan mulia: berpartisipasi secara kolaboratif sebagai pengisi acara pada pembukaan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional 2025 yang diselenggarakan di Wajo.

Acara ini begitu istimewa karena untuk pertama kalinya MQK diadakan di Indonesia dengan skala internasional, diikuti oleh ribuan peserta dari 34 provinsi dan 10 negara, termasuk negara-negara di kawasan ASEAN.

Dr. Sn. Ichsan, S. Pd., M. Sn, pembina Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung penggagas kelompok ini, menjelaskan bahwa kegiatan ini diinisiasi oleh pondok Pesantren tempatnya mengabdi, serta dukungan full dari Kementerian Agama. Bentuk lintas agama ini sengaja digagas untuk mengirimkan pesan tentang kerukunan antar umat beragama.

“Kami bangga bahwa inisiatif ini disambut baik dan didukung full oleh Bapak Menteri Agama RI, AG. Prof. Nasaruddin Umar, M.A yang memberikan kesempatan bagi adik-adik lintas agama ini untuk berpartisipasi dalam ajang sebesar MQK Internasional,” tuturnya.

Paduan suara dan orkestra ini tidak hanya sekadar pertunjukan musik, tetapi juga sebuah narasi tentang persatuan. Setiap nada yang mereka lantunkan adalah simbol toleransi, dan setiap irama yang mereka mainkan adalah bukti bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk menciptakan keindahan harmoni.

Melalui kolaborasi seni ini, mereka menunjukkan kepada dunia bahwa seni adalah tempat di mana harmoni dan kerukunan bersemi, menjadi contoh nyata bagi bangsa ini dan dunia. (den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *