banner 728x250

Kuota Bertambah Signifikan, Daftar Tunggu Haji di Kampung Menag Makin Singkat

Kepala Seksi PHU Kemenag Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As’ad
banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM–Kabar gembira bagi calon jemaah haji Kabupaten Bone yang masuk dalam daftar tunggu (Waiting list).

Kabupaten Bone mendapatkan penambahan kuota haji menyusul kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah pusat,

Diketahui, total kuota haji Kabupaten Bone untuk tahun 2026 sebanyak 1.818 orang. Meningkat drastis dari sebelumnya hanya 709 orang pada tahun 2025. Atau mengalami penambahan sebanyak 1.109 orang.

Penambahan kuota haji ini berdampak signifikan pada daftar tunggu haji di kampung halaman Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Nasaruddin Umar.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As’Ad, mengakui peningkatan kuota haji ini berdampak positif terhadap penurunan masa antre berhaji reguler di daerah ini.

“Yang dulunya masa daftar tunggu sampai 40 tahun. Sekarang diperkirakan rata-rata 26,4 tahun kalau mendaftar pada hari ini, ” ucap Rafi.

Diakui Rafi, saat ini pihaknya disibukkan dengan kegiatan verifikasi terhadap calon jemaah haji yang tadinya masuk waiting liat.

“Verifikasi dokumen bagi yang tambahan (Daftar tunggu, red), sedangkan yang sebelumnya sudah tahapan pemeriksaan kesehatan, ” urainya.

Kantor Kemenag Diserbu Calon Jemaah Haji

Pasca beredarnya informasi bertambahnya kuota haji Bone, Kantor Kementerian Agama Bone yang berlokasi di Jl. Ahmad, Kota Watampone diserbu calon jemaah.

Informasi yang dilansir Kemenag Bone, puluhan warga berbondong-bondong mendatangi Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Bone, Senin, 10 Oktober 2025.

Staf Seksi Haji Kantor Kemenag Bone pun dibikin sibuk dalam melayani calon tamu Allah tersebut.

Kedatangan warga ini adalah untuk segera menyelesaikan berbagai tahapan persiapan keberangkatan haji tahun 2026.

Kepala Seksi Haji dan Umrah Kemenag Bone, H. Muhammad Rafi As’Ad mengatakan peningkatan kunjungan ini terjadi karena kuota haji Bone yang bertambah, sehingga mempercepat berkurangnya daftar tunggu (waiting list) bagi masyarakat setempat.

Menurutnya, kedatangan para calon jemaah ini adalah untuk mendapatkan layanan dan menyelesaikan tahapan krusial sebelum keberangkatan, meliputi:

  • Sosialisasi calon jemaah haji yang masuk dalam kuota 2026.
  • Verifikasi berkas dan pengambilan paspor.
  • Pengurusan Bio Visa/Biometrik.
  • Pemeriksaan kesehatan haji.
  • Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih).
  • Pengaturan kloter bagi jemaah yang memenuhi syarat berangkat.

“Alhamdulillah, karena kuota jemaah Bone bertambah maka semakin mengurangi waiting list untuk masyarakat Bone. Kami di Seksi Haji kini mengejar target proses tahapan ini agar seluruh calon jemaah 2026 siap diberangkatkan,” ungkap Rafi As’Ad.

Rafi As’Ad juga mengingatkan para jemaah yang telah masuk dalam daftar keberangkatan 2026 untuk wajib membawa dokumen pendukung lengkap saat datang ke kantor Kemenag.

“Harus bawa dokumen berupa KTP, KK, Akta Kelahiran, dan Nomor Porsi, serta foto wajah 80 persen untuk pengurusan biometrik,” tegas Rafi As’Ad. (den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *