WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM–Tak banyak yang tahu bagaimana perjuangan seorang Andi Tenri Walinonong, SH hingga ia berhasil duduk di tahta kepemimpinan DPRD Kabupaten Bone. Siapa sangka sosok ibu muda ini yang awalnya hanya seorang wanita biasa, mengurus rumah tangga sekaligus menjalankan beberapa bisnis. Kini berubah menjadi seorang srikandi hebat. Ia menjadi wanita pertama yang memimpin lembaga legislasi, DPRD Kabupaten Bone.
“Sebelum saya terjun di dunia politik saya menggeluti beberapa usaha di bidang penjualan dan penyewaan. Seiring berjalannya waktu karena dorongan dan support dari orang tua. Saya mencoba terjun di dunia politik dan menjadi seorang politisi dengan melewati berbagai rintangan dan tantangan. Hal yang membuat saya tertarik karena saya mendapatkan banyak support dari keluarga dan kerabat, ” terangnya.
Keberadaannya saat ini di puncak pimpinan DPRD tidak diraih dengan gampang. Melainkan melalui perjuangan. “Saya mempersiapkan diri, dan melewati prosesnya dengan sungguh sungguh. Proses kampanye pun saya lakukan dalam waktu yang lama. Saya mempersiapkan diri dengan star lebih awal hingga pada akhirnya diberikan kepercayaan oleh masyarakat dengan perolehan suara yang fantastis di angka 7.828 suara,” bebernya.
Dengan dukungan keluarga dan orang-orang terdekatnya, semua tantangan tersebut berhasil dilalui. “Dorongan dari keluarga yang mensupport penuh membuat saya semakin bersemangat. Saya berharap kelak bisa membantu masyarakat memperbaiki infrastruktur di desa yang masih minim.” urai jebolan S1 Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin tahun 2015 itu.
Andi Tenri Walinonong menikmati masa kecil di Salo Ningo Desa Timusu Kecamatan Ulaweng. Ia mengawali studi di TK Tomporeng Kesso, selanjutnya SD Inp 5/81 Timusu, SMP Negeri 1 Ulaweng, dan SMA Negeri 1 Ulaweng.
Ia berharap dengan terjun ke dunia politik dan kini diamanahkan menjadi Ketua DPRD Bone, kiranya bisa menjadi jalan pengabdian kepada masyarakat. “Saya berharap bisa merealisasikan apa yang menjadi menjadi aspirasi masyarakat, meski bertahap,” harap wanita kelahiran 28 Desember 1993 itu. Srikandi muda Partai Gerindra ini menjadi Ketua DPRD Bone di usia 31 tahun.
Sebagai wanita pertama memimpin lembaga legislatif, ia ingin menunjukkan bahwa di era saat ini wanita sejajar dengan pria dalam berbagai posisi di pemerintahan. “Tidak hanya itu sebagai kaum perempuan juga ingin memberikan gambaran bahwa kedudukan wanita itu setara dan sejajar dengan kaum pria dalam suatu pengambilan kebijakan,” pungkasnya. (*)
















