banner 728x250

Kekompakan Bupati Bone dan Ketua DPRD Kian Terlihat, Sinyal Politik Sejuk untuk Kepentingan Rakyat

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman dan Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong menunjukkan momen kekompakan pada rapat paripurna persetujuan dua ranperda di DPRD Bone, Senin, 29 Desember 2025. (Dok.ist).
banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM—Belakangan ini, ruang publik Kabupaten Bone diwarnai oleh sejumlah momen kebersamaan yang memperlihatkan kekompakan antara Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, dan Ketua DPRD Kabupaten Bone, Andi Tenri Walinonong. Momen-momen tersebut bukan sekadar terekam kamera, tetapi juga memancarkan pesan kuat tentang pentingnya harmoni kepemimpinan demi kepentingan masyarakat luas.

Setidaknya, terdapat tiga momen penting yang menjadi sorotan publik dan dinilai sebagai penanda menguatnya sinergi antara eksekutif dan legislatif di Bumi Arung Palakka.

Momen pertama terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bone dengan agenda persetujuan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) strategis, yakni Ranperda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan serta Ranperda tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan. Rapat tersebut berlangsung di ruang sidang utama DPRD Bone, Senin, 29 Desember 2025, dan dihadiri pimpinan serta anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bone.

Dalam suasana resmi namun sarat makna itu, jabat tangan erat dan senyum yang ditunjukkan Bupati Bone dan Ketua DPRD sesaat setelah persetujuan dua Ranperda disahkan menjadi simbol kuat meredanya tensi politik yang sebelumnya sempat mengemuka. Tepuk tangan peserta rapat dan tamu undangan pun menggema, seolah menegaskan harapan bersama akan kerja sama yang lebih solid demi kepentingan publik.

Gestur kebersamaan ini menjadi perhatian tersendiri, mengingat sebelumnya kedua figur tersebut kerap dipersepsikan publik berada pada posisi yang tidak sepenuhnya sejalan. Perbedaan pandangan sempat mencuat ke ruang publik, terutama terkait kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), pengangkatan Sekretaris Dewan (Sekwan), serta perdebatan mengenai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam pembahasan APBD Perubahan 2025 hingga APBD Tahun Anggaran 2026. Namun, dinamika tersebut kini tampak ditempatkan secara dewasa dalam koridor demokrasi dan kepentingan rakyat.

Momen duduk satu meja Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone saat menghadiri acara syukuran HUT Korem 141 Toddopuli ke-69 di Makorem, Jumat, 9 Januari 2026.

Momen kedua kekompakan keduanya terlihat saat menghadiri syukuran Hari Ulang Tahun Korem 141/Toddopuli ke-69, yang digelar di Makorem 141/Toddopuli, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Watampone, Jumat, 9 Januari 2026. Dalam acara tersebut, Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone tampak duduk satu meja, menyaksikan rangkaian acara dengan senyum dan suasana santai.

Bupati Bone tampil gagah mengenakan setelan jas lengkap dengan peci hitam dan dasi biru, sementara Ketua DPRD Bone hadir anggun dengan busana bermotif bunga berwarna coklat yang dipadukan dengan hijab senada. Kebersamaan sederhana namun hangat itu memancarkan pesan kebersatuan.

Momen ketiga sekaligus yang terbaru terjadi saat peresmian ruas jalan beton akses menuju ke Bandara Arung Palakka di Desa Mappalo Ulaweng, Kecamatan Awangpone, Selasa, 13 Januari 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Bone turut hadir dalam peresmian itu. Dalam potret yang beredar, tampak Bupati Bone, Ketua DPRD Bone berdiri berdampingan dalam suasana santai. Bupati Bone mengenakan seragam khaki khas ASN lengkap dengan topi dan kacamata hitam, sementara Ketua DPRD Bone tampil dengan kemeja coklat, hijab, serta kacamata hitam. Mereka terlihat berbincang ringan, mencerminkan relasi kerja yang cair dan penuh keakraban.

Momen kebersamaan Bupati Bone dan Ketua DPRD Bone saat peresmian Jalan Perintis, Selasa, 13 Januari 2026.

Rangkaian momen tersebut menjadi pesan penting kepada publik bahwa hubungan kerja antara Pemerintah Kabupaten Bone dan DPRD tetap berjalan harmonis, meski diwarnai perbedaan pandangan dalam pembahasan kebijakan strategis. Soliditas ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pemerintahan serta membangun kepercayaan publik dalam mengawal agenda-agenda besar pembangunan daerah, baik di tahun ini maupun tahun-tahun mendatang.

Pengamat Pemerintahan dan Kebijakan Publik, Andi Alimuddin, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan yang ditunjukkan kedua pemimpin daerah tersebut. Menurutnya, keharmonisan antara kepala daerah dan DPRD merupakan harapan masyarakat luas.

“Sebagai rakyat, memang itu yang kita harapkan. Bupati dan DPRD adalah unsur penyelenggara pemerintahan daerah yang sama-sama diberi mandat oleh rakyat untuk menjalankan urusan pemerintahan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Mantan Sekretaris DPRD Bone dan Staf Ahli Bupati itu.

Ia menegaskan bahwa hubungan harmonis antara DPRD dan kepala daerah sebagai mitra sejajar harus terus dijaga. “Keharmonisan itu penting selama tetap berada dalam koridor kepentingan publik, tanpa mengabaikan peran, fungsi, dan tugas pokok masing-masing lembaga,” pungkasnya.

Kekompakan yang terbangun hari ini bukan hanya soal citra, melainkan fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan daerah yang sehat, demokratis, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Bone. (den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *