banner 728x250

Mentan Respons Cepat Banjir Bone, Sungai Panyula Jadi Fokus Penanganan

banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA COM–Kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman ke Kabupaten Bone tak hanya berfokus pada penyaluran bantuan bagi korban banjir, tetapi juga menyasar langsung akar persoalan di lapangan. Salah satunya dengan meninjau kondisi sungai di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur, yang diduga kuat menjadi pemicu utama banjir.

Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan bahwa sungai di wilayah itu mengalami pendangkalan cukup serius akibat sedimentasi yang berlangsung dalam jangka panjang. Kondisi ini membuat daya tampung air menurun, sehingga saat hujan deras mengguyur, air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.

“Kami datang langsung untuk memastikan penyebab banjir ini. Ternyata ada pendangkalan sungai yang cukup panjang. Insyaallah dalam waktu satu minggu akan kita selesaikan,” ujar Menteri Pertanian di sela kunjungan.

Temuan ini sekaligus menjawab keluhan warga Panyula yang selama ini menyoroti kondisi sungai yang semakin dangkal dan jarang mendapatkan penanganan optimal. Warga pun menyambut baik komitmen pemerintah pusat untuk segera melakukan normalisasi sebagai solusi jangka pendek sekaligus pencegahan banjir berulang.

Menteri Pertanian menegaskan, penanganan pendangkalan sungai di Bone merupakan perhatian serius pemerintah pusat dan menjadi bagian dari arahan Presiden Republik Indonesia. Upaya percepatan normalisasi akan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan instansi teknis terkait.

Selain meninjau infrastruktur, kehadiran Menteri Pertanian di lokasi bencana juga membawa dampak psikologis positif bagi masyarakat. Di tengah kondisi pascabanjir yang masih menyisakan lumpur dan genangan air, warga merasa diperhatikan dan tidak sendirian menghadapi musibah.

Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus bergerak cepat dalam melakukan penanganan darurat, penyaluran bantuan, hingga percepatan pemulihan di wilayah terdampak.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting agar penanganan banjir ini berjalan optimal dan masyarakat bisa segera pulih,” ujarnya.

Dengan langkah cepat yang diambil pemerintah, diharapkan persoalan pendangkalan sungai di Panyula dapat segera teratasi dan risiko banjir di masa mendatang dapat diminimalkan. (*/den)

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *