banner 728x250
Metro  

Auditor Muda Inspektorat Bone Wafat di Tanah Suci, Sempat Berbincang dengan Istri Sebelum Meninggal

banner 120x600

WATAMPONE, PAKARMEDIA.COM–Kabar duka datang dari Tanah Suci. Salah seorang jemaah haji asal Kabupaten Bone, Arifai Usman Petta Punna, yang tergabung dalam Kloter UPG 33 Embarkasi Makassar, meninggal dunia di Rumah Sakit King Faisal, Arab Saudi, Rabu (10/6/2026) waktu setempat.

Almarhum merupakan auditor muda pada Inspektorat Daerah Kabupaten Bone dan menunaikan ibadah haji bersama istrinya yang bertindak sebagai pendamping selama berada di Tanah Suci.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi As’ad, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak Arifai Usman Petta Punna. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala dosanya, serta memberikan kesabaran kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Muhammad Rafi As’ad.

Berdasarkan laporan petugas kesehatan, kondisi kesehatan almarhum mulai mendapat perhatian sejak 8 Juni 2026. Saat itu, ia mengeluhkan adanya luka pada bagian kaki. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah 130/90 mmHg.

Pada keesokan harinya, 9 Juni 2026, petugas kembali melakukan perawatan dengan membersihkan luka yang dideritanya. Saat pemeriksaan lanjutan, tekanan darah almarhum tercatat 140/80 mmHg, sementara kadar gula darah sewaktu mencapai 329 mg/dL.

Meski demikian, kondisi umum almarhum masih terpantau baik hingga dini hari pada 10 Juni 2026. Sekitar pukul 02.30 waktu Arab Saudi (WAS), almarhum masih sempat berbincang dan berkomunikasi dengan istrinya.

Bahkan, menjelang pelaksanaan salat Subuh sekitar pukul 04.15 WAS, almarhum masih dalam keadaan sadar dan memberikan respons dengan baik.

Namun setelah salat Subuh, kondisi kesehatannya mendadak mengalami penurunan. Pada pukul 05.00 WAS, almarhum sudah tidak memberikan respons. Pemeriksaan menunjukkan saturasi oksigen berada di angka 90 persen dengan denyut nadi 80 kali per menit.

Melihat kondisi tersebut, petugas segera melakukan tindakan penyelamatan. Pada pukul 06.00 WAS dilakukan resusitasi jantung paru (RJP) sambil menunggu ambulans untuk membawa almarhum ke rumah sakit.

Lima menit kemudian, tepat pukul 06.05 WAS, almarhum tiba di Rumah Sakit King Faisal. Tim medis rumah sakit langsung melanjutkan tindakan RJP dan pemberian oksigen.

Meski upaya penanganan darurat telah dilakukan, dokter Rumah Sakit King Faisal pada pukul 06.07 WAS menyatakan Arifai Usman Petta Punna telah meninggal dunia.

Kabar wafatnya jemaah haji asal Bone tersebut segera menyebar dan mengundang belasungkawa dari berbagai kalangan. Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, turut menyampaikan rasa duka melalui flyer ucapan belasungkawa yang beredar di media sosial.

Pemerintah Kabupaten Bone bersama keluarga besar jemaah haji mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi musibah tersebut.

Almarhum tercatat sebagai jemaah haji Kloter UPG 33 Embarkasi Makassar, Gelombang II, dengan pendamping istri dan berstatus menikah. (*/den).

banner 400x130
banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *